Kamis, Mei 15, 2014
Sekali lagi, AFIC mengalami stagnasi. Persoalan demi persoalan
menggumpal, banyak agenda tak terimplementasi, dan kritik dari banyak
pihak, luar dan dalam Al-Falah In Campus (AFIC), semakin tak terhindari.
Melihat masalah yang nampaknya kian akut, teman-teman AFIC mengambil
langkah cepat dengan melakukan apa yang disebut ‘Kongres Luar Biasa’
(selanjutnya disingkat: KLB) di Panaongan, Pasongsongan.
Pada awalnya, pertemuan ini hanyakah ‘bincang-bincang santai’ mengenai masa depan AFIC dan rencana pelaksanaan kongres. Acara ini diawali dengan kegiatan bakar-bakar ikan. Perbincangan santai yang dipimpin oleh ketua umum kian melebar dan menyentuh permasalahan lama yakni soal stagnasi yang kian akut menggurita AFIC. Persoalan kepemimpinan menjadi hal yang urgen dan sangat esensial. Alhasil, hampir semua sepakat kepemimpinan harus diganti dan secepatnya pula dirancang program AFIC satu tahun kedepan.
Pada awalnya, pertemuan ini hanyakah ‘bincang-bincang santai’ mengenai masa depan AFIC dan rencana pelaksanaan kongres. Acara ini diawali dengan kegiatan bakar-bakar ikan. Perbincangan santai yang dipimpin oleh ketua umum kian melebar dan menyentuh permasalahan lama yakni soal stagnasi yang kian akut menggurita AFIC. Persoalan kepemimpinan menjadi hal yang urgen dan sangat esensial. Alhasil, hampir semua sepakat kepemimpinan harus diganti dan secepatnya pula dirancang program AFIC satu tahun kedepan.



